Sin Hoa Alumni Association


 




   

聞古思今

何謂忠孝?

两千三百多年前莊子曾经说过:“孝子不諛其親,忠臣不諂其君,臣子之盛也。親之所言而然,所行而善,则世俗謂之不肖子;君之所言而然,所行而善,则世俗謂之不肖臣。”《莊子․天地》

白話解讀:

孝子不奉承他的父母,忠臣不諂媚他的國君,这是忠臣、孝子盡忠盡孝的頂點。凡是父母所說的都加以肯定,父母所做的都加以贊同,那就是世俗人所說的不肖之子;凡是君王所說的都加以肯定,君王所做的就都加以奉迎,那就是世俗人所說的不良之臣 (奸臣) 。

讀了這段古文,才知道遠在莊子在世的時代 (约公元前369~286年) ,『忠孝』二字已有非常理智的定義。但是至今還有不少人把『忠』字,曲解為忠於上司個人的一切言行;把『孝』扭曲為孝順父母的一切的要求 (包刮不合理的要求)。

現在的人,有不少為了自己個人的貪心妄想,扭曲道理;居上位者,要求屬下絕對聽命服從, 不可有異議, 甚至妄想佔有屬下。這種居上位者當然會招來『奸臣』,趕走正值的人。

孔子有一句話說的好:『遠者來,近者悅。』,優秀的領導人就是能夠做到這點。


 
   

2300 tahun lebih yang lau, filsuf China Zhuang-zi (369~286 Sebelum Masehi) pernah mengatakan: “seorang anak yang betul-betul berbakti kepada orang tuanya, tidak akan menyetujui dan mengikuti semua kemauan orang tuanya. Begitu pula seorang menteri yang betul-betul setia kepada rajanya, tidak akan menjilat rajanya. Inilah cara seseorang yang menjunjung tinggi azas bhakti dan setia.”

Seorang anak yang menganggap semua perkataan orang tuanya itu benar, dan menganggap semua perbuatan orang tuanya baik, dia adalah anak yang tidak baik. Begitupun bila seorang menteri menganggap semua perkataan rajanya adalah benar dan semua perbuatan rajanya adalah baik, menteri itu bukan menteri yang baik.

Jadi jauh pada masa Zhuang-zi masih hidup, bangsa Chinese sudah membuat definisi yang sangat rasionil terhadap istilah “setia” dan “bakti”. Tapi sampai saat ini masih banyak orang Chinese yang masih beranggapan bahwa “setia” adalah suatu sikap mutlak bagi seorang bawahan kepada atasannya. Dia harus setuju pada semua perbuatan atasannya. “Bakti kepada orang tua” adalah harus meng “iyakan” semua kemaun orang tua, termasuk yang tidak pantas.

Sekarang, demi memenuhi keserakahan atau ambisi pribadinya, banyak orang memelintir atau memanipulasi kaidah-kaidah kebajikan. Mereka yang mendapat kedudukan di atas menuntut bawahannya mutlak harus menuruti dan meng “iyakan” semua kelakuannya, perbedaan pendapat tidak dibolehkan, bahkan bawahannya dianggap “hak miliknya”. Pemimpin macam begini jelas akan mengundang banyak “begundal”, “yesmen”, dan membuat orang-orang jujur jauh menyingkir.

Ada ucapan Confusius yang sangat indah dalam kaitan masalah ini, yaitu: “Yang dekat merasa gembira, yang jauh akan datang mendekat.”

Seorang pemimpin yang baik mampu mewujudkan kata-kata di atas itu.